Bitsight Attack Surface Intelligence

Kendalikan Eksposur Digital Sebelum Penyerang Menemukannya

Bitsight Attack Surface Intelligence (ASI) hadir untuk mengatasi tantangan kompleksitas jejak digital organisasi yang terus berkembang. Seiring dengan pertumbuhan infrastruktur cloud dan ekspansi bisnis, banyak aset digital yang tidak terdata atau menjadi shadow IT, yang kemudian menciptakan celah keamanan berbahaya. Solusi ini mengeliminasi blind spot tersebut dengan menggabungkan kemampuan pemetaan aset eksternal secara otomatis dengan intelijen ancaman berbasis AI untuk memberikan visibilitas menyeluruh terhadap seluruh permukaan serangan.

Sistem ini bekerja dengan mengintegrasikan penemuan aset real-time dengan data intelijen yang dikurasi dari clear, deep, dan dark web. Berbeda dengan metode tradisional, ASI tidak hanya menginventarisasi apa yang terekspos, tetapi juga memberikan konteks ancaman aktif. Dengan menggunakan Dynamic Vulnerability Exploitability (DVE) Score, solusi ini mampu mengorelasikan kerentanan pada aset dengan aktivitas eksploitasi nyata di dunia bawah tanah, sehingga tim keamanan dapat memprioritaskan remediasi berdasarkan risiko aktual, bukan sekadar skor CVSS.

Implementasi solusi ini memberikan dampak signifikan bagi efisiensi operasional tim cybersecurity dengan mengurangi noise dan alert fatigue. Organisasi dapat mengamankan aset di seluruh anak perusahaan atau entitas hasil merger dan akuisisi (M&A) dengan cepat tanpa proses onboarding manual yang rumit. Hasil akhirnya adalah postur keamanan yang lebih proaktif, kepatuhan terhadap regulasi global seperti NIS2 dan ISO 27001, serta pengurangan risiko serangan ransomware secara substansial.

Fitur Utama

Mengapa Bitsight Attack Surface Intelligence?

Bitsight Attack Surface Intelligence melampaui kapabilitas EASM tradisional dengan menyatukan manajemen aset dan cyber intelligence dalam satu platform tunggal. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan untuk mengubah data mentah menjadi intelijen yang dapat ditindaklanjuti melalui DVE Score, yang memungkinkan organisasi berhenti menebak-nebak kerentanan mana yang harus diperbaiki terlebih dahulu. Dengan cakupan pemetaan lebih dari 250 juta aset digital dan pemantauan ribuan forum underground, solusi ini memberikan keunggulan strategis dalam mendeteksi ancaman sebelum eksploitasi terjadi, menjadikannya investasi krusial bagi perusahaan skala besar dengan infrastruktur yang kompleks.

Untuk Siapa?

CISO, Security Operations Center (SOC) Manager, dan IT Infrastructure Lead pada perusahaan skala enterprise atau organisasi dengan ekosistem cloud dan anak perusahaan yang luas.

Cocok Untuk

Scroll to Top